Bimbingan Teknis Pengembangan Cabai
Badung, 31 Juli 2025 - Upaya pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, untuk menekan laju inflasi harga cabai terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Cabai yang dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Abiansemal dari tanggal 30 s/d 31 Juli 2025, dengan melibatkan 10 subak penerima manfaat di Kecamatan Abiansemal.
Bimtek ini merupakan bagian dari kegiatan pengembangan cabai yang dilaksanakan di lahan seluas 45 Ha pada Empat Kecamatan di Kabupaten Badung, yaitu Kecamatan Petang 20 Ha, Kecamatan Mengwi 9 Ha, Kecamatan Kuta Utara 2 Ha dan Kecamatan Abiansemal 14 Ha yang melibatkan 24 Subak. Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Badung menyalurkan bantuan Saprodi berupa benih cabai, pupuk organik, pupuk kimia, pembenah tanah, mulsa plastik hitam perak, perangkat hama likat kuning serta pestisida. Kegiatan ini menggandeng Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali Sebagai Narasumber.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung yang diwakili oleh Kabid TPH , I Gusti Ayu Sriwati, MAP., Koordinator BPP Abiansemal, Penyuluh Pertanian, serta Petani penerima manfaat dari 10 Subak di Kecamatan Abiansemal dengan total peserta 129 orang.
Dalam sambutannya I Gusti Ayu Sriwati menegaskan bahwa pengembangan cabai merupakan langkah strategis Pemkab Badung dalam menjaga stabilitas harga pangan. “Cabai merupakan salah satu komoditas penyumbang inflasi, oleh karena itu Pemda Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan mendorong dan membantu petani melalui penyediaan saprodi dan pendampingan teknis” ujarnya saat memberikan sambutan. Lebih lanjut dinyatakan pada Neraca Pangan Kabupaten Badung kebutuhan cabai 1.200 ton/tahun, sedangkan produksi cabai baru 300 ton/tahun
Dalam pelaksanaan Bimtek Pengembangan Cabai di Kabupaten Badung BRMP Bali menghadirkan 3 orang Narasumber yaitu . I Nyoman Adijaya, SP., M.P (Analisis Standar) menyampaikan materi GAP Budidaya Cabai, I Made Astika (Penyuluh Pertanian Muda) dengan materi Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Tanaman Cabai. Sedangkan I Made Sugianyar, S.TP (Penyuluh Pertanian Madya) membekali peserta dengan materi Penanganan Panen dan Pasca Panen Cabai.
Pada akhir kegiatan Koordinator BPP Abiasemal (I Dewa Putu Rai Parwata, S.P) mengucapkan terima kasih atas pembekalan teknis yang telah diberikan oleh BRMP Bali , “Terimakasih kepada Narasumber yang telah memberikan pembekalah teknis mulai dari Aspek Budidaya, Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman serta Penanganan Panen dan Pasca Panen Cabai, semoga dapat menambah kapasitas petani cabai” ujarnya. (Sgy)